Senin, 30 November 2009

Berhari Raya Sesering Yang Kau Inginkan

Hari raya adalah hari istimewa yang identik dengan hari yang penuh dengan kebahagiaan, keceriaan, semangat dan harapan-harapan baru. Semua orang rela berpayah-payah sebelumnya untuk dapat merayakan hari raya, dan biasanya semakin besar kepayahan yang dijalani maka keindahan suasana hari rayapun semakin terasa.

Sebagai seorang muslim, biasanya kita merayakan hari raya 2 kali setahun dan 1 kali seminggu, tapi kebanyakan yang kita rayakan hanyalah 2 hari raya dalam setahun. Bagaimana jika kita memiliki hari raya dalam 1 kali sehari atau 30 hari sebulan dan 360 hari dalam setahun? pasti itu akan membuat kita sangat bahagia, karena setiap hari akan menjadi hari istimewa bagi kita. Namun bagaimana mungkin???? Sebuah pesan singkat di facebook ini akan menjawabnya,

Kapan Hari Rayamu?.. Berkata Al-Hasan Al-Bashri -Rahimahullah: "Setiap hari yang kamu tidak bermaksiat kepada Allah di dalamnya adalah hari raya bagimu".. SUBHANALLOH !!! (www.hatibening.com/facebook)


Jadi tidak bermaksiat pada Allah dalam aktivitas kita dalam sehari itu menjadi syaratnya, apakah kita sanggup? Bukan hal yang mudah, meski bukan hal yang mustahil pula jika kita telah membulatkan tekad. Godaan pasti ada dan semakin besar sebesar niat kita untuk melaksanakannya. Namun semua perjuangan itu akan membuat perayaan kita akan hari raya semakin indah.

Mungkin tak bisa kita dapatkan setiap hari karena kelemahan kita sebagai manusia yang senantiasa akrab dengan kesalahan, namun akan lebih baik jika kita memiliki hari-hari yang didalamnya kita berusaha untuk berbuat sebaik mungkin menjadi hambaNya yang dicintaiNya, toh semua perjuangan itu akan mmapu membuat kita merasakan kebahagiaan, kelapangan hati dan kepuasan jiwa.

Mungkin kini telah banyak waktu yang terbuang percuma karena kelalaian, kemalasan dan kejahiliyahan kita, namun Allah Maha Pengampun dan Allah Maha luas RahmatNya, hingga tak seharusnya kita berputus asa untuk mendapatkan kesempatan kedua, ketiga dan seterusnya, tanpa pernah melupakan bahwa KemurkaanNya mampu membuat kita tak bisa mengelak dari azab atas semua kemaksiatan yang kita lakukan. Harap dan Takut adalah hal yang tak kan bisa berdiri sendiri ketika kita mengharapkan kebaikan dariNya.

Jika selama ini lembar demi lembar kehidupan kita terisi dengan tinta merah yang menyilaukan mata dan berisi cerita yang membuatnya tampak begitu buruk, maka saatnya kini untuk mengubah alur cerita, dan mengisi sisa lembaran kehidupan yang kita miliki dengan tinta keemasan untuk menggambarkan cerita-cerita kehidupan yang menyejukkan yang akan membuat kita tersenyum ketika membacanya, yang akan membuat orang lain bahagia ketika melihatnya, dan membuat kita tak pernah menyesal ketika menutupnya.

Hidup Ibarat Menulis Buku Cerita.. Setiap orang akan menjadi buku cerita setelah mati. Maka tuliskan dan tinggalkan sebuah cerita yang bagus agar memberikan hiburan dan inspirasi indah bagi para ahli waris dan pembacanya.. (www.hatibening.com/facebook)


Hanya ketaatan yang akan memnyelamatkan kita di hari saling berbantah-bantahan, di hari tak ada lagi yang bisa memberi syafaat kecuali Dia, di hari saat tak berguna lagi segala yang kita miliki di dunia. Hanya ketaatan yang akan membuat hidup kita berarti,yang akan membuat hati kita hidup penuh cahaya, yang akan membuat jiwa kita tersenyum bahagia, yang akan membuah hari-hari kita berwarna-warni penuh ceria, dan akan membuat rumah abadi kita luas sejauh pandangan mata, dan membuat kita kelak dapat melihat wajahNya, sebuah nikmat tertinggi yang dikaruniakan pada para penghuni syurga....

Merenung Sejenak.. Bukankah kita terlahir ke dunia ini tak ubahnya bagaikan batu kerikil ditelan lautan? Atau bagaikan terlempar ke ruang semesta yang luasnya tak terjangkau nalar? Jangankan diri kita, sedangkan planet bumi saja bagaikan sebuah kerikil kecil di tengah taburan planet yang tak terhitung jumlahnya. Lalu a...pa yang kita miliki? Apa yang kita banggakan? Mengapa kita sombong tidak mau taat kepadaNya? (www.hatibening.com/facebook)


"Selamat Berusaha untuk dapat menikmati hari raya di setiap lembaran kehidupanmu"

Tidak ada komentar: