Kamis, 30 Desember 2010

Janji..

Untukmu.....setiap kata tak pernah habis mengalir, meski kenangan tak seluas langit yang membiru, dan tak seindah taman yang dipenuhi bunga. Engkau bukanlah sosok istimewa yang sempurna bak malaikat, namun karenamu, pernah lahir sebuah janji yang tertanam di hati. Engkau bukan orang terpenting dalam hidupku, namun kekhawatiranmu mampu membuat hatiku berhenti untuk tertawa, engkau pun bukan seorang yang membuat hari-hariku berlalu dengan begitu indah, namun kebersamaan kita menjadi kenangan yang tak terlupa.

Janji untuk menjagamu selagi kubisa, membantumu selagi kau perlukan, berada di sisimu saat kau sendiri, dan melepasmu saat kau bahagia... entah atas kekuatan apa ia tercipta, hingga meski rasa sakit, luka, dan kecewa kudapat, sedikitpun tak pernah kubisa lupakannya. Janji itu ingin kuhapus dari hatiku saat ku membencimu, dan ingin kulepaskan saat ku ingin melepaskanmu dari hidupku. Namun untukmu.... kebencian sebesar apapun hanya membuatku semakin terluka, dan janji itu tak pernah bisa berlalu dari diriku.

Engkau...sahabatku, yang dalam diam kuharap kebaikan untukmu terlewati bersamaku. Engkau...guruku, yang memberikanku kesempatan untuk terlahir menjadi sosok baru. Engkau...saudaraku, yang kusayangi dalam ketertutupanku. Engkau...teman sejatiku, yang memberiku kesempatan untuk menemukan kebebasanku. Dan Engkau...seseorang yang janji itu akan tetap terpatri kuat meski tak lagi kau disampingku.

Sahabatku, janji itu masih terjaga, namun dalam warna yang kini berbeda.

Tidak ada komentar: