Kamis, 17 Februari 2011

Menjadi seperti kupu-kupu

Ulat, tak pernah takut untuk berubah demi menjadi kupu-kupu, demi mendapatkan bentuk yang lebih indah, demi sebuah mimpi untuk dapat terbang bebas menikmati keindahan bunga dari atas awan. Meski ia tahu betapa melelahkan dan menyakitkan hidup sebagai kepompong dalam sebagian besar masa hidupnya. Menjadi kupu-kupu, itu yang ia inginkan, untuk itu ia tak pernah menyerah meski rasa sakit menderanya. Dan saat metamorfose selesai, kupu-kupu dapat menikmati keindahan bentuk barunya meski hanya sesaat, namun ia tetap bahagia. Kupu-kupu, ia mati dengan bentuk terindahnya, dalam kepuasan karena telah berhasil menjadi seperti inginnya.

Menjadi seperti kupu-kupu, itu harapku. Berubah menjadi seseorang yang lebih baik, meski rasa sakit dan kelelahan yang kutuai dari keputusan itu, namun saat kesabaran masih ada dan harapan tak pernah pupus, keyakinan akan sebuah keindahan di akhir perjuangan menjadi nyata.
Menjadi seperti kupu-kupu.. kuingin suatu saat, ketika detak jantungku berhenti, itulah saat sayap kebijaksanaan indahku tlah terkembang, warna-warni kebaikan menghiasku, dan menjadi yang terindah dari diriku dalam pandanganNya menjadi puncak dari semuanya.

Tidak ada komentar: